KEMERDEKAAN CUMA MILIK ELITE! BEM UI Kepung Bundaran HI, Bawa 8 Tuntutan Pedas Buat Pemerintah!

Terkini 18 Aug 2026 23:45 • 2 min read • 24 views • By A. Fauzi
KEMERDEKAAN CUMA MILIK ELITE! BEM UI Kepung Bundaran HI, Bawa 8 Tuntutan Pedas Buat Pemerintah!
BEM UI bersama gabungan mahasiswa dari berbagai kampus menggelar aksi demonstrasi bertajuk "Rebut Kemerdekaan" di kawasan Bundaran HI, Jakarta. Momen pasca-81 tahun kemerdekaan RI ini dimanfaatkan untuk melayangkan kritik pedas terhadap elite penguasa yang dinilai merampok kedaulatan rakyat. BEM UI menelanjangi deretan kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak pada rakyat kecil, mulai dari tindakan represif aparat, penegakan hukum yang tumpul ke atas, hingga sulitnya lapangan kerja dan tingginya harga kebutuhan pokok.

KEMERDEKAAN CUMA MILIK ELITE! BEM UI Kepung Bundaran HI, Bawa 8 Tuntutan Pedas Buat Pemerintah!

JABARHOT.MY.ID – Pasca peringatan 81 tahun Kemerdekaan RI, gelombang amarah mahasiswa pecah di ibu kota. Ratusan massa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama gabungan kampus lainnya merangsek dari Depok menuju kawasan Bundaran HI, Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Mengusung tema tandingan "Rebut Kemerdekaan", sekitar 500 mahasiswa turun ke jalan lantaran menilai kedaulatan negara saat ini telah dirampok dan hanya dinikmati oleh segelintir elite penguasa.

Ketua BEM UI, Yatalathof Ma'shum Imawan, menegaskan bahwa slogan Indonesia berdaulat, adil, dan makmur setelah delapan dekade lebih merdeka hanyalah ilusi dan omong kosong belaka. Mahasiswa menyoroti makin brutalnya represivitas terhadap pemuda dan media, penegakan hukum yang tumpul ke atas, hingga mahalnya harga pangan, BBM, serta sulitnya mendapat lapangan kerja yang layak.

Tak sekadar gertak sambal, BEM UI melayangkan 8 Tuntutan Keramat yang menelanjangi berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai mencekik rakyat:

  1. Hentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri.
  2. Hentikan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
  3. Wujudkan reforma agraria sejati.
  4. Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
  5. Evaluasi total PSN serta hentikan MBG dan KDMP.
  6. Hentikan pemusatan kekuasaan, pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD), dan kembalikan otonomi daerah.
  7. Tetapkan status bencana nasional untuk daerah Sumatra dan Flores serta percepat pemulihan wilayah terdampak bencana.
  8. Hentikan represifitas dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil serta bubarkan YON-TP.

Aksi membara ini menjadi sinyal keras bagi para penguasa di istana: rakyat tidak diam saat negaranya digadaikan untuk kepentingan kelompok tertentu!